This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 22 Juli 2015

musik dapat menyembuhkan penyakit yang ada di dalam tubuh anda


Mendengarkan musik adalah rutinitas bagi sebagian besar orang, menemani aktivitas sehari-hari. Bekerja, menyetir, memasak bahkan membaca buku dan sebelum tidurpun sangat menyenangkan bila diiringi alunan musik yang merdu. Musik dipercaya bisa meningkatkan kecerdasan bayi yang masih ada di dalam kandungan. Tapi tahukah Anda bahwa musik juga bisa meredakan rasa sakit?


 
Peneliti di University of Alberta menemukan bukti baru bahwa musik bisa mengubah penerimaan seseorang terhadap rasa sakit. Penelitian ini bermula dari fakta bahwa bila mendengarkan musik, otak menjadi lebih rileks dan di rumah sakit yang rajin memutar musik, pasiennya lebih tenang dan gembira. Kemudian peneliti mengambil 42 anak berusia antara tiga sampai 11 tahun yang sedang mendapat perawatan di rumah sakit untuk diteliti.

Lantas bagaimana cara menelitinya ya? Sederhana sekali ladies. 42 anak ini dibagi menjadi dua bagian, satu bagian dirawat sembari mendengarkan musik dan sebagiannya tidak. Hasilnya sungguh membahagiakan. Anak-anak yang dirawat sembari mendengarkan musik tidak merasakan sakit sesakit yang tidak mendengarkan musik.

"Kami menemukan perbedaan pada dua kelompok tersebut. Anak yang mendengarkan musik merasakan lebih sedikit rasa sakit saat diinfus," ungkap ketua peneliti Dr Lisa Hartling, seperti dilansir oleh Daily Mail (16/07), dikutip dari merdeka.com. Hartling menjelaskan lagi bahwa anak yang tidak mendengarkan musik saat diinfus juga cenderung lebih sedih dan rewel.

Selain tidak terlalu merasakan sakit, anak-anak ini juga lebih tenang, tidak stres dan tidak rewel walau tangan mereka harus ditusuk oleh jarum suntik dan jarum infus. Rupanya musik membuat mereka melupakan rasa sakit dan pikiran tidak tertekan. Musik bisa dijadikan seperti pengalih perhatian agar mereka tidak terlalu merasakan sakit sehingga efeknya adalah rasa sakit itu akan pergi dengan sendirinya.

Ladies, musik memang memiliki banyak manfaat, apalagi musik bernada ceria. Bila si kecil sakit, tidak ada salahnya sembari merawatnya, putarlah lagu-lagu kesukaannya agar si kecil tidak rewel dan asyik menyanyikan lagu favoritnya. Musik ternyata memiliki keajaibannya sendiri ya!

Copyright